Tinggalkan komentar

Kau Tak Perlu Beri Hormat Jenderal

Patung Jenderal Sudirman itu berdiri di jalur hijau jalan yang sangat ramai, tepatnya di daerah Dukuh Atas, Jalan Jenderal Sudirman Jakarta. Dengan posisi tegap dia memberi hormat, entah dia hormat kepada siapa, karena yang ada dihadapan patung itu hanya jalanan ramai dan tak banyak orang menaruh perhatian kepadanya. Panas maupun hujan, siang maupun malam, posisinya tetap tak berubah, tapi perubahan itu terjadi di sekitarnya.

Patung Jenderal Sudirman dan Taman Makam Pahlawan, menurut Edna C Pattisina di KOMPAS (15/04), tempat-tempat itu di kehidupan modern dianggap sebagai monumen yang ter-alienasi dari kehidupan dan nilai-nilai modern. Sentilan tentang makna-makna kebangsaan dan kembali mencintai tanah air menjadi salah satu tema yang coba diangkat dalam film Nagabonar Jadi 2. Tema yang sudah jarang diangkat dalam sebuah film. Satu adegan yang membuat saya (sebut saja) “moves me” dalam sekuel film Nagabonar ini adalah saat Nagabonar (Deddy Mizwar) mencoba menurunkan tangan Patung Jenderal Sudirman dengan cara berayun pada seutas tali.

Turunkan tanganmu, Jenderal! Mengapa kau hormati mereka? Apa karena mereka memiliki roda empat?”

Itulah kalimat yang diucapkan Nagabonar saat dia meminta patung Jenderal itu untuk menurunkan tangannya dari posisi hormat. Sebuah adegan yang menurut saya seharusnya bisa menggerakkan kembali makna menghargai jasa pejuang serta bagaimana mengisi kemerdekaan. Istilah “mengisi kemerdekaan” mungkin sudah kadung menjadi cupu, tak lagi ada makna atau sekedar jadi jargon usang. Kalau sudah begitu, bukan monumen itu yang ter-alienasi, kondisinya bisa terbalik dan malah kita yang ter-alienasi dari nilai-nilai historik. Menghamba pada modernitas bukan berarti melupakan sama sekali nilai-nilai positif masa lampau, termasuk semangat para pejuang pra kemerdekaan.

Turunkan tanganmu, Jenderal. Kau tak perlu beri hormat. Ijinkan kami yang memberi hormat kepadamu.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: